jump to navigation

Oray Tapa, Jalan Melingkar Bagai Ular Bertapa 13 Agustus 2007

Posted by susilobu in Uncategorized.
trackback

dscn7989.jpg

Minggu 12 April 2007, Runs #3 adalah di Wana Wisata Oray Tapa. Awalnya starting point akan dimulai dari gerbang oray tapa, namun karena ada berbagai pertimbangan , akhirnya diubah dan starting point dari kampus SECABA Rindam III Siliwangi. Dan ini berarti perjalanan yang akan ditempuh adalah sejauh 6 Km sekali jalan atau total pergi-pulang sejauh 12 Km dengan medan jalan full tanjakan. Kami berdelapan, Pak Mietra, Sutiadi, Raharjo, Bowo, Silo dan Hanafi dari Internal Audit serta yang sangat membanggakan, Pak Hermana yang setiap minggu selalu memancing, pada minggu ini khusus menyiapkan waktunya untuk mengikuti Runs dan bergabung dengan komunitas yang menyehatkan. Dan yang lebih bikin surprise, beliau mengajak putri semata wayanganya, Mega!

dscn7998.jpg  dscn7999.jpg  dscn8014.jpg

Wana wisata Oray Tapa terletak di Desa Mekar Manik, Kecamatan Cimenyan. Tempat wisata ini dapat diakses dari berberapa jalan. Oray Tapa meliputi area seluas 5 Ha dibawah naungan KPH Bandung, BKPH Manglayang Barat, RPH Arca Manik. Wana wisata ini merupakan hutan campuran antara pinus dan cemara dengan suhu yang cukup sejuk dan pemandangan kota Bandung yang sangat menawan. Aktivitas yang sering dilakukan di kawasan Oray tapa selain jalan kaki adalah berkemah, bersepeda (downhill dan cross country), motocross serta offroad. Meskipun secara umum track ini memiliki level tingkat kesulitannya masih dibawah track Caringin Tilu, namun tetap saja menguras tenaga dan keringat. Sejak memasuki Jalan Sindang Laya yang merupakan salah satu akses termudah menuju Oray Tapa, jalan terus saja menanjak dan tak pernah ketemu turunan. Saya jadi ngebayangin bagaimana Deny yang bersepeda melewati track semacam ini. Apakah tetap naik sepeda atau mendorong sepeda? Tetapi pagi yang cerah dan udara yang masih dingin mengelus kulit memompa semangat kami untuk menyusurinya. Belum lagi bayangan nasi timbel yang masih mengepulkan asap di tempat finish nanti semakin memacu langkah kami untuk segera sampai di stop point.

Namun ternyata itu semua hanya angan-angan, karena baru memasuki kilometer kedua stamina sudah mulai menurun. Keringat sudah membanjir dibalik kaos. Sementara aroma serabi yang sedang dimasak di pinggir jalan tak lagi menarik perhatian dan membangkitkan selera karena nafas yang semakin memburu.

dscn7992.jpg dscn8011.jpg dscn7986.jpg 

Meskipun perjalanan ini adalah olah raga, namun tetap saja ini adalah bagian dari wisata. Oleh karena itu istirahat menikmati indahnya pemandangan dan sejuk serta segarnya udara pagi di kaki bukit Manglayang yang bersih dari polusi ini serta tak lupa berfoto bersama adalah salah satu dari sekian hal-hal yang sangat menyenangkan. Akhirnya dengan waktu tempuh kurang dari dua jam kami semua berhasil menginjakkan kaki di depan gerbang Oray Tapa dan Deny yang bersepeda nampak sudah menunggu dengan sepedanya yang baru. Tetapi sayang, nasi timbel yang sudah terbayang sejak starting point ternyata hanya angan-angan saja karena di puncak gunung ini tak ada warung yang buka!

Setelah cukup beristirahat dan mengagumi keindahan pemandangan ciptaan Tuhan, perjalanan dilanjutkan dengan menyusuri jalan setapak di kawasan Wana Wisata Oray Tapa. Meskipun jalan setapak, namun di sana sini nampak terlihat bekas-bekas jejak roda dari sepeda, motor sampai mobil yang melakukan offroad di lokasi ini. Dan perjalanan kita akhiri di lapangan latihan para Calon Bintara. Dari tanah lapang ini, pemandangan ke kaki bukit nampak jelas terlihat dan disini di Oray Tapa, jalan melingkar-lingkar seperti ular yang sedang bertapa.

dscn8008.jpg  dscn8015.jpg

Sampai ketemu di runs berikutnya yaitu Runs #4 Puncrut. Ditanggung lebih seru, karena banyak pejalan kakinya hingga sangat mungkin untuk saling bersenggolan dan yang pasti banyak tempat untuk berwisata kuliner. Tetap berjalan kaki, tetap jajan dan tetap sehat!

Komentar»

1. masjkur - 13 Agustus 2007

Susuai dengan pesan SMS, mulai sekarang diinventarisasi route yang akan ditaklukkan paling tidak untuk lima bulan mendatang, ke depannya kita tinggal “To Do List”

2. pmb bandung - 5 November 2007

Saya baru tahu kalau di bandung ada organisasi speda lintas alam …

3. juni - 16 Juli 2009

. iaa dunk ,, bdg gaga kLah m kota2 lainx..

4. nie - 28 September 2011

bukan puncrut mas,
tp…. Punclut

kalo puncrut mah beda arti
sakit perut alias muncrut

kalo punclut tuh puncak, di atas, dataran tinggi artinya

5. herrlichejuwelierwaren - 17 Januari 2012

Halo,numpang tanya,
Saya sedang membuat peta Bandung.
Dalam peta ini akan ditaruh tempat2 menarik di Bandung.

Apakah boleh menggunakan foto dari website ini?Tentu saja akan ditaruh sourcenya dari ketapel.wordpress.com.

Terimakasih

Franciska Windy

susilobu - 18 Januari 2012

dipersilakan dengan senang hati. seperti biasa, monggo disebutkan tautan linknya.

salam [silo]

herrlichejuwelierwaren - 19 Januari 2012

Terimakasih ya

Franciska Windy

susilobu - 24 Januari 2012

sama-sama, semoga berguna


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: